APAKAH ANDA INGIN BERZIARAH KE YERUSALEM ?
Ada 2 solusi yang ingin ditawarkan oleh PT HMT :
Cara I : dengan membayar cash Rp 25.000.000, 00
Cara II : dengan membayar DP Rp 1. 550.000, 00
Jika anda memilih cara II berarti anda harus mendaftarkan diri sebagai member HMT Community dengan membayar uang Rp 1.550.000, 00 tidak ada biaya tambahan lainnya. Selanjutnya anda hanya berkewajiban mensponsori/merekrut 4 orang saja ( cari 4 orang yang mempunyai kerinduan untuk berziarah ke tanah suci). Pola ini akan terus berjalan secara otomatis dan Anda PASTI ! akan mendapatkan produk HMT, yaitu paket perjalanan ziarah ke Holyland/Eropa.
Cara II ini sangat mudah, Anda tidak akan dirugikan, dan tidak ada tutup poin. Cara ini juga aman karena adanya ahli waris dan aman juga dalam system kerja. Sudah direkomendasikan dari berbagai pihak. Selain itu ada solusi juga, bagi member yang pasif, ada opsi pengembalian uang pendaftaran.
ANDA INGIN TAHU LEBIH JELAS ?
Hubungi : Christina Yosefina Windiarti
Telp. 0251. 8 657 601
HP 081514003047
Atau bisa dibaca di Panduan !
P A N D U A N
APAKAH PT HIDUP MAKMUR TERENCANA (PT HMT) ITU ?
PT HMT adalah sebuah perusahaan yang bekerja sama dengan beberapa biro travel ternama di Jakarta, yang menawarkan sebuah produk yang diberi nama :
PAKET PERJALANAN WISATA ROHANI KE HOLY LAND
ATAU EROPA (HOLY MOMENT TOUR)
Produk ini dipasarkan oleh PT HMT dengan sebuah sistem yang diciptakan sendiri oleh manajemen PT HMT.
APAKAH PT HMT LEGAL SECARA HUKUM ?
PT HMT telah didaftarkan pada Notaris Ivonne B. Sinyal, SH, (Akta Pendirian No. 50).
Legalitas Perusahaan lainnya adalah :
1. SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (SK Menhukkam), Nomor : AHU-48012.A.H.01.01 Tahun 2009 Tentang Pengesahan Badan Hukum Perseroan
2. Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) – Menengah, Nomor : 2225/13 – 1.824.51
3. Tanda Daftar Perusahaan Perseroan Terbatas, Nomor : 09.04.1.74.29186
4. Surat Keterangan Domisili Perusahaan, Nomor : 0159/1.824.1/09
5. Nomor Pokok Wajib Perusahaan (NPWP), Nomor : 03.014.510.6-008.000, atas nama PT Hidup Makmur Terencana
BAGAIMANA CARA PT HMT MEMASARKAN PRODUKNYA ?
1. Untuk memasarkan Produk Paket Wisata Ziarah Rohani maka PT HMT menggunakan sistem Member Get Member.
2. Untuk mendapatkan Paket Wisata Ziarah Rohani ini, maka setiap orang harus terlebih dahulu menjadi anggota atau member dari komunitas yang kami beri nama Holy Moment Tour (HMT) Community, dengan cara mendaftar kepada kami.
3. Setelah menjadi member HMT Community, maka anggota harus merekrut 4 orang untuk menjadi member HMT Community berikutnya, hal yang sama pula yang harus dilakukan oleh 4 orang yang telah direkrut oleh anggota tadi.
4. Paket Wisata Ziarah Rohani dapat dinikmati ketika jumlah orang yang bergabung menjadi member HMT Community telah mencapai 45 orang. (Penjelasan lebih lanjut dapat Anda lihat pada penjelasan berikut dibawah ini)
BAGAIMANA CARA MENJALANKAN SISTEM PT HMT SEHINGGA BISA MENDAPATKAN PRODUK DAN KEUNTUNGAN LAINNYA ?
Berikut dibawah ini, Anda dapat melihat langkah-langkah untuk bergabung menjadi anggota HMT Community untuk kemudian mendapatkan Paket Wisata Ziarah Rohani dan menikmati keuntungan-keuntungan lainnya.
LANGKAH - LANGKAH
• Mendaftar Menjadi Anggota dan Melakukan Kewajiban Member
o Anda mendaftar menjadi member dengan membayar Rp. 1.550.000, - (Uang Membership Rp. 1.300.000,- dan Uang Administrasi Rp. 250.000,-)
o
o Setelah Anda terdaftar sebagai member HMT Community, maka Anda mempunyai kewajiban untuk merekrut atau mensponsori 4 orang teman Anda dengan sistem pembayaran yang sama dengan cara Anda pertama kali mendaftar. Ke-empat orang itu kemudian akan menjadi downline Anda. (Keempat orang downline Anda ini pun wajib melakukan hal yang sama dengan Anda, begitu seterusnya)
• Bonus Yang Anda Terima Setelah Melakukan Kewajiban Member
Yaitu : 1. BONUS SPONSOR
2. BONUS VIP
3. BONUS LEVEL
o Anda akan mendapatkan bonus sebesar Rp. 225.000,-/orang yang Anda rekrut atau sponsori. Jadi ketika Anda berhasil merekrut 4 orang, Anda akan mendapat bonus sebesar Rp. 225.000,- X 4 = Rp. 900.000,-Bonus yang Anda dapatkan ini dinamakan Bonus Sponsor. Bonus Sponsor adalah bonus yang diberikan ketika Anda merekrut atau mensponsori anggota baru untuk bergabung dalam HMT Community, baik yang ada langsung dibawah Anda (downline) atau yang ada dibawah downline Anda. Apabila Anda masih merekrut orang lagi, maka perekrutan ke – 5, 6 dan seterusnya harus Anda letakkan dibawah downline Anda atau dibawahnya lagi, tergantung berapa banyak orang yang Anda rekut
o
o Kemudian Anda akan mendapatkan bonus lagi, yaitu Bonus VIP. Bonus VIP ini adalah bonus yang Anda dapatkan ketika Anda telah berhasil membentuk segitiga lengkap yang terdiri dari Anda dan 4 orang downline Anda. Bonus VIP yang Anda terima adalah sebesar Rp. 200.000,-
Pada posisi seperti inilah Anda akan mendapatkan Bonus VIP
(Catatan : Bonus VIP belum akan Anda terima kalau jaringan Anda belum lengkap)
• Anda masih mendapatkan bonus lagi, yaitu Bonus Level. Bonus Level adalah bonus yang Anda terima ketika Anda dipastikan telah memiliki downline, dan 4 orang downline yang Anda rekrut pertama kali tersebut adalah Level I Anda.
Jika 4 orang downline Anda melakukan hal yang sama dengan Anda, yaitu mencari dowline, maka Anda akan mencapai Level II, demikian seterusnya sampai dengan Level VIII.
Bonus Level yang Anda terima ketika Anda melakukan perekrutan pertama adalah sebesar Rp. 50.000,- / orang yang Anda rekrut atau sponsori. Jadi kalau Anda berhasil merekrut 4 orang, maka Bonus Level yang akan Anda terima 4 X Rp. 50.000,- = Rp. 200.000,-
Perhatikan : Pada perekrutan pertama saja (Level I), Anda telah mendapatkan uang sejumlah Rp. 1.300.000,- (Bonus Sponsor = Rp. 900.000, ; Bonus VIP = Rp. 200.000,-; Bonus Level = Rp. 200.000,-). Itu berarti uang pendaftaran Anda (Membership Rp. 1.300.000,-) telah kembali ke tangan Anda.
• Penjelasan tentang Bonus Level.
o Kami perlu menjelaskan lebih terperinci lagi tentang Bonus Level yang Anda terima. Bonus Level akan Anda terima terus meskipun Anda tidak lagi merekrut atau mensponsori anggota baru, karena level-level atau jaringan berikutnya tetap akan muncul sebagai akibat dari perekrutan yang dilakukan oleh downline Anda atau member-member lainnya yang masih berada di bawah jalur Anda.
Ini artinya Anda akan mendapatkan Passive Income dari level-level atau jaringan dibawah Anda yang akan terus bergerak.
Jumlah member yang berada di bawah Anda pun, makin hari akan makin bertambah. Pada Level I, orang yang ada di bawah Anda berjumlah 4 orang, pada Level II, ketika keempat downline Anda melakukan hal yang sama dengan Anda, maka jumlah orang yang berada dibawah Anda berjumlah 4 X 4 = 16 orang dan pada Level III, jumlahnya menjadi 16 X 4 = 256 orang, demikian seterusnya sampai Level VIII.
Nominal Bonus Level yang akan Anda terima pun akan berbeda setiap levelnya. Jika di Level I, Anda menerima Rp. 50.000,-/ orang, maka di Level II, nominal yang akan Anda terima adalah Rp. 45.000,-/orang.
Tabel berikut ini akan menampilkan kepada Anda jumlah member yang ada dibawah Anda berdasarkan Level beserta nominal Bonus Level dan Jumlah Bonus Level yang akan Anda terima. (Dimulai dari Level II)
Level Member Bonus Level Jumlah Yang Anda Terima
Level II 16 Rp. 45.000,- Rp. 720.000,-
Level III 64 Rp. 40.000,- Rp. 2.560.000,-
Level IV 256 Rp. 35.000,- Rp. 8.960.000,-
Level V 1024 Rp. 30.000,- Rp. 30.720.000,-
Level VI 4096 Rp. 25.000,- Rp. 102.400.000,-
Level VII 16384 Rp. 20.000,- Rp. 327.680.000,-
Level VIII 65536 Rp. 20.000,- Rp. 1.310.720.000,-
Total Bonus level II s/d VIII = Rp. 1.783.960.000
Keterangan :
• Bonus Level tetap akan diberikan kepada Anda, meskipun jumlah member yang ada di level-level tersebut tidak sama dengan jumlah pada table diatas. Misalnya, apabila di Level IV, jumlah member belum mencapai 256 orang, tapi baru berjumlah 100, maka Anda akan tetap menerima Bonus Level dengan jumlah 100 X Rp. 35.000,- = Rp. 3.500.000,-
• Apabila Anda telah menjadi member, maka Progress atau pergerakan bonus-bonus Anda dapat dilihat di website.
• Mendapatkan Paket Wisata Ziarah Rohani ke Holy Land atau Eropa
ALTERNATIF I
(Kebijakan Perusahaan : Pada Level III seharusnya ada 64 orang yang menjadi syarat Anda menikmati Paket Wisata Ziarah ke Holy Land, Tetapi kini cukup hanya dengan 25 ORANG saja pada Level III, maka Anda sudah dapat menikmati Paket kami)
Catatan :
• Anda boleh menunggu sampai keluarga atau rekan Anda yang ada di bawah Anda jaringannya memenuhi syarat keberangkatan. Artinya, Anda dapat berangkat kapan saja, sepanjang Anda telah memenuhi syarat untuk mendapatkan produk kami.
• Apabila Anda belum ingin berangkat ke Holy Land atau Eropa. Anda dapat menguangkan Paket tersebut, dengan potongan 20%. Produk Paket Wisata Ziarah Rohani yang kami tawarkan nominalnya adalah Rp. 25.000.000,-. Jadi apabila Anda hendak menguangkannya saja, maka Anda akan menerima Rp. 20.000.000,- (Rp. 25.000.000 dipotong 20%)
ADA BONUS LHO ?
• Mendapatkan Bonus Mobil Keluarga
Anda akan menikmati bonus berupa Mobil Keluarga seharga Rp. 150.000.000,- ketika Anda telah mencapai Level V Full (seluruh jaringan terisi / 1024 member). Apabila Anda sudah memiliki mobil sebelumnya, maka Anda pun dapat menguangkannya dengan potongan 20%.
• Mendapatkan Passive Income.
Selain mendapatkan Paket Wisata Ziarah Rohani dan Bonus Mobil maka Anda pun memiliki kesempatan untuk mendapatkan passive income, yang Anda dapatkan dari Bonus Level dan juga Bonus Sponsor (Apabila Anda aktif merekrut member baru terus-menerus) Passive Income dari Bonus Level dapat Anda lihat pada Tabel Bonus Level diatas.
• Keanggotaan Berakhir.
Perbedaan Sistem PT HMT dengan Sistem MLM lainnya, adalah apabila MLM lain anggota atau member terus dapat menikmati bonus seumur hidup, maka pada sistem PT HMT, keanggotaan Anda akan berakhir pada Level VIII. Selanjutnya oleh sistem komputerisasi, secara otomatis Anda akan kami masukkan kembali sebagai anggota baru (renewal) dibawah Level VIII. Ini gunanya adalah untuk membantu member yang ada di Level VIII mendapatkan Paket Wisata Ziarah Rohani dan keuntungan-keuntungan HMT Community lainnya.
• Member Pasif
Member pasif adalah member HMT yang tidak memiliki atau tidak merekrut 1 (satu) pun downline dibawahnya/Level 1 dalam kurun waktu 3 bulan sejak bergabung.
Bagaimana dengan member HMT yang dalam waktu tertentu tetap tidak bisa merekrut atau tidak mempunyai satupun member downline dibawahnya?
Jawab : Ada 2 Opsi
member pasif dapat mengalihkan/dialihkan keanggotaannya dengan ketentuan sebagai berikut :
• Harus sudah ada member baru untuk mengganti posisi member pasif tersebut.
• Member pasif mengisi Form Pengalihan Member (tandatangan diatas materai Rp. 6000,-)
• Member baru yang akan mengganti posisi member pasif tetap harus menyetorkan uang pendaftaran member dan biaya administrasi ke PT HMT
• PT HMT akan mengembalikan uang pendaftaran (tidak termasuk biaya administrasi) kepada member pasif lewat rekening bank. Secara otomatis keanggotaan member pasif akan berakhir (member card HMT dikembalikan ke PT HMT)
APAKAH PT HMT MENJALANKAN SISTEM MONEY GAME ?
PT HMT tidak menjalankan sistem money game, karena sistem yang digunakan oleh PT HMT sangat berbeda dengan sistem money game.
Anda dapat melihat tabel dibawah ini :
APA BEDANYA PT HMT DENGAN PERUSAHAAN MLM LAINNYA ?
Sistem yang digunakan oleh PT HMT berbeda dengan Perusahaan MLM lainnya
PENGURUS PT HIDUP MAKMUR TERENCANA
Dewan Komisaris :
1. I. Ginting
2. Jefri Tommy, S.Th
3. R. Bayu Pratomo, H.S
Dewan Direksi :
1. Ronny Benyamin, SE, MACM (Direktur Utama)
2. Marthenos CH. Manikoe, S.Th (Direktur Operasional)
3. Lexy Lukas Sumampouw (Direktur Marketing)
4. Ribkah Darmawanti (Direktur HRD)
5. Mario Marcelo Tengker (Direktur Pengawasan)
REKOMENDASI HOLY MOMENT TOUR
Produk HMT atau Paket Wisata Ziarah Rohani ke Holy Land atau Eropa telah mendapatkan rekomendasi dari Departemen Agama Republik Indonesia, Dirjen Bimas Kristen Protestan dan Pemuda Katolik Indonesia.
ANDA BERMINAT ?
Jika Anda berminat dengan Produk kami dan keuntungan-keuntungan yang ditawarkan oleh PT Hidup Makmur Terencana, bergabunglah bersama kami dalam wadah atau komunitas Holy Moment Tour dengan cara mendaftarkan diri Anda segera di :
PT HIDUP MAKMUR TERENCANA
Langkah Pertama kirimkan uang anda ke
BANK BCA CABANG BUARAN RAYA - JAKARTA TIMUR
AC No. 6330547373 a/n PT HIDUP MAKMUR TERENCANA
Atau
BANK MANDIRI CABANG RUKO CEMPAKA MAS - JAKARTA PUSAT
AC No. 1230006339990 a/n PT HIDUP MAKMUR TERENCANA
Langkah Kedua, anda musti mengisi data anda pada formulir permohonan member
Tapi anda musti yakin/pasti dulu
Dan saya akan kirimkan
FORMULIR PERMOHONAN MEMBER
Mohon diisi dengan jelas!
SELAMAT BERGABUNG TUHAN MEMBERKATI
SALAM CHRISTINA YOSEFINA WINDIARTI
( 081514003047 – 0251 8 657 601 )
BOGOR - INDONESIA
Gading Marina Lt. II No. 210
Jl. Raya Boulevard Barat No. 1, Kelapa Gading – Jakarta Utara 14240
Senin, 24 Mei 2010
Solusi Tepat pergi ke Tanah Suci
Minggu, 25 Januari 2009
BIA & Remaja Yohanes Pembabtis Ciluar
Mempersembahkan:
Mempersembahkan:
SEPATU NATAL
Karya: Hermawan Winditiyo
Sutradara: Ch. Yosefina W
2009
N: Beberapa hari menjelang perayaan Natal tiba, di sudut kota, terjadi berbagai pembicaraan seputar naiknya harga BBM dan hidup yang semakin tak terjangkau. Keadaan ini semakin terasa di kalangan orang-orang miskin dan lemah, khususnya para pemulung yang bermukim di pemukiman kumuh. Bagi mereka yang miskin papa, Natal dan Tahun Baru seolah berlalu begitu saja, tanpa makna dan tanpa arti. Hari-hari terasa panjang menantikan keceriaan dan kebahagaiaan yang akan muncul dari senyum-senyum mereka. Siapa yang akan menolong mengentaskan nasib mereka? Apakah Natal dan Tahun yang baru akan mengubah situasi hidup mereka? Akankah mereka menemukan Sang kebahagiaan itu, yang dalam kepapaannya masih mengharapkan tas, bangku sekolah dan sepatu natal? (INSTRUMEN)
ADEGAN I (Di pemukiman kumuh)
P1: Aku rasa, hidup makin hari makin susah saja. Harga-harga kebutuhan pokok pada naik, dan lebih parah lagi minyak tanah dan ongkos kendaraan umum, huh....naiknya selangit, bener ndak Yem…?
P2: Iya, aku sampai kesel, anakku yang paling kecil, udah nggak mungkin bisa sekolah lagi. Mana cukup hasil mulungku bisa buat bayar sekolah dan beli buku-buku sekolah yang mahal-mahal itu!
P1: Bener-bener! Coba, kalau kita jadi orang kaya, seperti orang-orang yang tinggal di rumah kaca itu. Nggak pernah kena panas, kehujanan, selalu makan enak, hidup serba kecukupan. Oh betapa indahnya hidup ini...
P4: Kadang-kadang muncul rasa iri dalam diriku, kenapa sih orang-orang kaya itu lebih beruntung dari pada aku. Sering aku merasa jengkel dengan pemimpin-pemimpin kita, yang seenaknya aja memimpin rakyatnya. Yang mereka kejar adalah kemakmuran sendiri dan bukan kemakmuran rakyat. Dasar, jadi pejabat cuman mau cari enaknya doang.......
P3: Hus....udahlah nggak usah ngacou ngomongnya! Nggak usah menyesali nasib, mungkin emang udah nasib kita jadi orang susah. Sabar aja Yu, sapa tau, di tahun yang baru ini, rejeki kita bakal lebih banyak lagi.....
P2: Lebih banyak apaan, tiap tahun juga gini-gini aja, tahun kemarin kayak gini, tahun sebelumnya kayak gini juga, tahun baru kagak tahun baru, kagak ada bedanya. Yang baru sih tahunnya, tapi nasib kita tetep kere aja......huh....
P3: udahlah...percuma kita ngomong banyak. Sekarang yang penting kita bekerja dengan tekun, supaya hasil kerja kita hari ini bisa kita tukar dengan beras dan minyak tanah. Masih banyak saudara-saudara kita yang tidak lebih beruntung dari kita. Masing untung, Tuhan masih memberikan kehidupan pada kita, kita tidak mati kelaparan. Coba lihat, Yosef dan Maria itu, mereka selalu rukun, dan bekerja dengan tekun, tanpa mengeluh. Maria hamil tua tapi tetap membantu suaminya bekerja. Walaupun hidup susah tapi mereka tetap tekun bekerja dan pantang menyerah.
P4: Benar, kasihan Yosef, sebentar lagi ia harus menyediakan uang yang cukup untuk kelahiran putranya yang pertama, sementara zaman makin susah dan kebutuhan pokok semakin tak terjangkau........
(INSTRUMEN)
Y: Sudahlah Maria, kau jangan terlalu letih bekerja, aku takut nanti ada apa-apa dengan bayi yang ada dalam perutmu itu, gara-gara kamu kurang menjaga kondisi badanmu.
M: Biar Yosef..... kalau tidak begini, bagaimana aku bisa melahirkan jabang bayi yang sudah dipercayakan Allah padaku. Biaya melahirkan kan sekarang sudah sangat tinggi dan belum perawatan bayi ini nantinya: beli susunya, beli popoknya, dan masih banyak yang lainnya.......
Y: Yah sudahlah Maria...... kita serahkan semuanya pada Allah. Aku hanya percaya bahwa Allah akan senantiasa menyertai kita!
M: Yah...benar.....”Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menerut kehendakNya”.
(INSTRUMEN- sisusul Bunyi buldoser dan keributan di tempat pemukiman kumuh)
M: Yosef, suara apa itu? Kenapa banyak orang berlari-larian? (panik)
Y: Maria, kita semua akan digusur dari tempat ini. Areal ini harus segera dikosongkan karena tempat ini akan didirikan bangunan permanen untuk kepentingan Pemerintah.
M: Lalu bagaimana dengan kita Yosef?
Y: Sudahlah Maria, kita harus secepetanya pergi dari tempat ini. Tanah ini bukan milik kita!
PD1: (dengan pengeras suara) Saudara-saudara! Berdasarkan instruksi dari pemerintah, saudara-saudara harus segera meninggalkan areal ini karena tempat ini akan digunakan untuk kepentingan negara!
PD2: ya benar! Kalian semua memang bandel! Kami sudah memberitahukan sebulan yang lalu agar kalian secepatnya meninggalkan lokasi ini. Tapi kalian tidak mengindahkannya!
PD3: Ya....Karena kalian banyak membangkang maka tampat ini akan kami ratakan!
P5: Enak saja, kami tidak rela tempat kami digusur, kami akan tinggal di mana? Kalian mau menyediakan tempat yang layak bagi kami?
P6: Ya benar! Sudah 20 tahun saya dan keluarga saya tinggal di tempat ini dan kami sudah membayar pajak pada petugas untuk rumah kami, kenapa kami harus pergi? Kami tidak mau! Tidak! Sekali lagi Tidak!
P7: Kalian memang tidak tahu perikemanusiaan, kalian mementingkan perut kalian sendiri! Jangan! Jangan gusur rumah kami! Tidak...! Tidak....! (histeris,menangis)
P8: Kasihanilah kami pak, kami akan tinggal di mana? Jangan tindas kami orang-orang yang menderita ini? (meratap dan menangis)
PD3: Hah......kalian memang banyak bicara! Sudah tahu, tanah ini bukan milik kalian, mengapa kalian tetap tinggal di sini? Mana surat-surat tanah kalian?
PD2: Tanah ini sudah menjadi milik sah pemerintah dan sudah diputuskan lewat sidang di pengadilan tentang status tanah ini!
PD1: Ayo cepat bereskan barang-barang kalian! Kalau tidak, tempat tinggal kalian akan kami ratakan!
PD4: sudah tidak ada waktu lagi, hari ini kalian semua harus pergi dari tempat ini! Kami hanya melaksanakan perintah, dan ini kewajiban kami sebagai karyawan pemerintah, mengerti! (Bunyi buldozer kian menderu)
M: Yosef, kita harus cepat pergi
Y: Benar, mari kita kemasi barang-barang kita, sebelum traktor itu memporak-porandakan gubug kita, cepat Maria, waktu kita pendek, kita tidak bisa melawan kekuatan mereka, kita hanya orang kecil dan tak berdaya....
N: Walupun orang-orang meronta-ronta untuk diberi belas kasihan, namun jeritan tangis si miskin tak mereka hiraukan. Keputusan adalah keputusan. Hukum adalah hukum. Para pemulung hanya bisa melongo dan pasrah, sembari terus berharap bahwa nasib mereka akan berubah. Mereka tidak tau apa yang harus mereka lakukan. Hanya tangisan dan kepedihan tertancap pada hati mereka.
(INSTRUMEN)
N: Sementara itu, Yosef dan maria berjalan menyusuri trotoir. Hujan deras mengguyur kota dan kilat menyambar-nyambar membelah suasana malam yang pekat. Maria dan Yosef berjalan tertatih-tatih, terseok-seok di antara dinginnya malam. Kemanakah Allah akan membawa mereka?
ADEGAN II (INSTRUMEN)
M: Yosef, perutku terasa penat, aku sudah sangat lelah berjalan, akan kemanakah kita Yosef.......(sambil terengah-engah)
Y: Bersabarlah Maria, Allah belum menunjukkan tempat untuk kita beristirahat.
M: Yosef, aku sudah tidak kuat lagi....perutku lapar dan badanku terasa sakit semua....
Y: Kuatkan dulu Maria, kita akan mencoba mencari tempat penginapan sederhana di sekitar tempat ini. Barangkali tempat penginapan itu akan memberikan tumpangan untuk kita beristirahat malam ini! (Sambil berjalan menuju tempat peristirahatan-INSTRUMEN)
Y: Permisi....(mengetuk pintu)....... bolehkah kami menginap di rumah ini? Istri saya sebenatar lagi akan melahirkan, tolonglah kami!
H1: Hah...Apa! Menginap? Apakah kamu punya cukup uang untuk membayar sewa penginapan ini. Aku tidak yakin, orang seperti kalian bisa membayar sewa penginapan kami. Ingat ya, tidak ada yang gratis loh... kencing aja bayar! Please deh, cari penginapan lain aja, penginapan ini tidak menampung orang-orang gembel seperti kalian, mengerti!
Y: e...e...ya, saya mengerti tapi istri saya........
H1: sudah, sudah!..... Tidak ada tapi-tapian! kalian cepat tinggalkan tempat ini atau saya akan panggil Satpam saya untuk mengusir kalian! Dasar Gembel!... (menutup pintu dengan keras)
(INSTRUMEN)
M: Permisi, bolehkah kami menginap di tempat ini barang semalam, rasanya saya akan segera melahirkan bu.............
H2: heh...kalau mau melahirkan di rumah bersalin sana, bukan di sini! Ini rumah tinggal dan bukan tempat bersalin. Kalau mau melahirkan modal dong, jangan mau enaknya aja, sudah...sudah! Aku masih banyak pekerjaan.....cari saja penginapan yang cocok untuk orang-orang seperti kalian!
M: Kasihanilah saya bu....saya.....
H2: ah.....sudah-sudah...saya tidak banyak waktu untuk meladeni kalian....cari tempat lain saja sana! (menutup pintu)
(INSTRUMEN)
Y: Permisi.... bolehkah kami tinggal di sini barang semalam saja, istri saya sebentar lagi akan melahirkan.....
H3: Maaf ya...pak-bu....rumah kami sudah penuh. Anak saya saja ada dua belas, belum koponakan-keponakan dan cucu-cucu saya. Belum lagi pembantu-pembantu dan anak buah saya. Semua kamar sudah penuh, cari saja tempat lain!
Y: Biarkan kami tinggal semalam saja di samping rumah ibu, asal kami bisa berteduh dan tidak kehujanan.....tolonglah kami bu...........
H3: Sudah saya katakan, di sini tempat sudah tidak ada lagi. Coba kalian pergi ke rumah di bawah itu! Barangkali mereka mau kalian tumpangi! Mereka tukang sol sepatu yang baik, mereka hidup sendiri. Sudah ya...Saya akan menyusui anak saya yang keduabelas, entar keburu nangis lagi......... (menutup pintu)
(INSTRUMEN)
ADEGAN III
N: Yosef dan Maria semakin menderita, jalannya terseok-seok dan wajahnya pucat pasi. Malam semakin dingin dan larut, tak ada satu rumahpun yang mau menampung mereka! Dalam hati mereka bertanya, apakah yang Allah kehendaki atas diri mereka? Malam semakin pekat, Maria semakin letih dan penat. Akhirnya Yosef dan Maria menuju sebuah rumah kecil sederhana yang terletak tak jauh dari tempat itu dekat rel kereta api.
(INSTRUMEN)
Y: Permisi pak, bolehkah kami tinggal sebentar di tempat ini, kasihanilah kami pak, istri saya sebentar lagi akan melahirkan. Tolonglah kami.............
S: oh.. e..e....ya..ya...ya ....tak....apa...mari....mari.......silahkan masuk! Kalian kehujanan! (sambil berteriak) Bu....bu .... sini bu, ada tamu!
I: Ada apa pakne.....siapa?......oh kalian kehujanan...kalian dari mana?
S: sudah bu....jangan banyak tanya! Ambilkan handuk kering buat mereka sana! Mereka basah kuyup karena kehujanan!
I: iya..pakne......(sambil berlari)
S: Wah....baju kalian basah ya.......pasti kalian tidak punya pakaian ganti yang kering, karena baju yang kalian bawa juga basah terkena hujan bukan? Bu.....ambilkan pakaian baru kita untuk mereka!
I: (sambil berbisik) wah pakne....itu kan baju natal yang akan kita pakai di hari raya natal nanti!
S: (sambil berbisik) sudahlah Bune, mereka lebih membutuhkannya. Kalau mereka sakit bagaimana? Masakan kita akan meminjamkan baju kita yang udah compang-camping untuk mereka?
(sambil menepuk pundak istrinya) Nanti kita bisa menabung lagi dari hasil sol sepatu kita, dan kita membeli yang sama bagusnya dari itu. Kita kan masih punya sisa uang untuk membeli baju baru lagi!
I: (sambil berbisik) Ya sudah lah pakne, terserah pakne saja! (mengambil dan memberikannya baju itu pada mereka)
M: maaf pak, bu, kami sudah merepotkan bapak dan ibu, kehadiran kami membawa beban untuk bapak dan ibu...............
S: Oh... tidak apa-apa..., kalian memang perlu untuk ditolong, sudah..sudah...jangan terlalu dipikirkan. Bu bikinkan kopi panas buat mereka, mereka kedinginan... barangkali segelas kopi bisa mengusir dingin mereka...
I: (sambil berbisik) pak, kopi kita sudah habis, tinggal kopi natal yang akan kita minum di hari natal nanti, apa kita mau berikan juga pada mereka?
S: (sambil berbisik) ya sudahlah, ndak apa, mereka sedang membutuhkannya bu....entar kalau ada rejeki, kita bisa membelinya lagi..........
Y: Maaf pak, bu kami telah merepotkan....................................
S: oh tidak apa....kalian memang sedang membutuhkannya. Silahkan-silahkan kalian beristirahat di kamar kami...........biar kami tidur di sebelah saja. Di luar hujan deras, nanti istri saya akan mengantar kopi panas ke kamar, silahkan masuk ke kamar untuk beristirahat, tidak usah sungkan-sungkan anggap saja rumah sendiri. Mudah-mudahan kamu masih bisa bertahan (memandang ke arah Maria)
S: (sambil berbisik) Pak kita mau tidur di mana, kalau tempat tidur kita mereka pakai?
I: (sambil berbisik) udah lah bu, mereka lebih membutuhkannya! Kita toh masih bisa tidur di ruang sempit ini. Biarkan mereka beristirahat, mudah-mudahan mereka dapat menantikan kelahiran putranya dengan hati yang tenang. (Y+M masuk ke kamar-INSTRUMEN)
N: Malam semakin larut, hujan turun semakin deras. Yosef dan Maria bersandar pada kebaikan cinta Allah lewat uluran kasih orang-orang sederhana, yang dalam kepapaannya masih mau memberikan cintanya bagi orang yang membutuhkan. Akankah kasih Allah itu datang menerpa orang-orang yang lurus hati dan penuh iman?
(INSTRUMEN)
S: Bu kasihan ya mereka....
I: Kasihan sih kasihan pakne....tapi kita sudah tidak punya apa-apa lagi,.... kopi natal dan baju natal sudah kita berikan pada mereka.
S: Tenang bu, aku masih punya sedikit uang untuk membeli baju natal dan kopi natal lagi....besok kita belanja ke pasar ya.....
I: Ya sudahlah pakne....mudah-mudahan kita masih bisa natalan, ganti baju baru setahun sekali!
Yt: (mengetuk pintu) permisi....permisi............
I: siapa itu pakne, malam-malam mengetuk pintu! Bukakan pintunya pakne!
S: Eh...Yati, ada apa malam-malam begini ke sini Yati?
Yt: tolong saya pak, tolong pak, anak saya sakit keras, saya mau pinjam uang untuk anak saya berobat ke dokter, tolong kami pak......., anak saya panas tinggi, dia harus segera berobat.....! Saya takut ada apa-apa dengan anak saya! Saya takut itu gejala demam berdarah, sekarang kan lagi musim demam berdarah...............
S: e...e....e....sebentar ya (sambil berbisik) Duh....gimana ya bu, uang kita tinggal segitunya. Uang kita mau kita pakai buat natalan besok.
I: (sambil berbisik) sudahlah pakne, berikan saja, mereka sangat membutuhkannya bukan, anaknya sakit dan perlu berobat ke dokter. Ongkos dokter kan mahal pak, lagian Yati itu kan tetangga kita, ndak enak kan pakne! (Suami mengangguk)
S: (Mengambil uang dan memberikannya) eh..eh...iya..iya...ini sedikit uang, barangkali bisa menolong anak mu yang sedang sakit, cepat kamu bawa ke dokter! mudah-mudahan cepat sembuh ya! Tuhan memberkati.....................
Yt: Trimakasih pak, terimakasih, bapak dan ibu sangat baik! saya permisi dulu!
S: Yah bune............ kita sudah tidak punya apa-apa lagi........!
I: Sudahlah pakne........ tidak semua yang kita miliki adalah milik kita bukan? Kadang-kadang milik kita adalah milik orang lain juga. Natal tahun ini, memang banyak orang lagi membutuhkan pertolongan. Mungkin sudah seharusnya kita menolong mereka yang sedang membutuhkan pertolongan kita.
S: (bunyi tangisan bayi dan suara petir menyambar-nyambar serta bunyi lonceng gereja) Bu, anak mereka sudah lahir!.....(berdecak heran dan gembira)
I: ya...ya....suara bayi laki-laki......betapa bahagianya mereka pakne......!
S: Aku ikut merasa senang bu. Tapi kok.... ada petir menyambar-nyambar dan suara lonceng Gereja berbunyi? Siapa kah mereka itu ya bu?
I: Iya pak.........kita lupa menanyakan nama dan asal mereka tadi, siapa mereka itu ya?
(Yosef dan Maria keluar dari kamar)
S: Eh sudah lahir.... aduh lucunya anak ini.......
I: iya pakne lucu sekali.....mungil dan imut-imut!....
S: e...maaf...kami lupa menanyakan nama kalian...siapa nama kalian......
Y: Nama saya YOSEF.....
S+I: Ha....Yosef................(keheranan)
M: Nama saya MARIA........
S+I: Ha.....Maria..........(keheranan)
S: Kalian beri nama siapa, anak ini?
M: kami memberi nama “Immanuel”......
S+I: Hah Immanuel! (berdecak heran, sambil saling memandang)
S: eh....... anak yang tampan.......silahkan...silahkan......istirahat saja, biarkan kami di sini.....kalian perlu banyak istirahat, jangan ke luar-keuar dulu, bapak takut nanti ada apa-apa dengan bayi kalian! Ayo-ayo silahkan..........
S: (Sambil berbisik) Bu...nama-nama mereka seperti yang ada dalam Kitab Suci....jangan....jangan.....!
I: Ah...sudah Pakne, jangan mikir yang enggak-enggak.....mungkin hanya kebetulan saja!
R: (mengetuk pintu) Permisi..........Permisi...............
I: Pak ada tamu.....
S: Siapa malam-malam begini bertamu......kita sudah tidak punya apa-apa lagi bune.....
I: Buka saja pak.....serahkan saja semua pada Tuhan. Kalau tamu ini mau pinjam uang, katakan saja kalau kita sudah tidak punya uang lagi.........
S: (membuka pintu) eh...e...siapa kalian?...ada apa? Mungkin kalian salah masuk rumah!
R2: Tidak kami tidak salah rumah. Inilah rumah yang kami cari. Kami adalah wakil anggota MPR dan DPR. Kami melihat ada bintang besar bersinar di atas rumah ini.
R1: Benar, sesuai dengan ramalan Mama Lorens, bintang yang bersinar di atas rumah ini adalah simbol keberuntungan. Anak yang lahir di rumah ini kelak akan menjadi pemimpin yang akan memimpin jalan negara kami kepada kemakmuran dan kesejahteraan............................
R3: Ya....Di manakah anak itu? Kami membawa bingkisan ini, untuk bayi yang dilahirkan di rumah ini!
(Yosef dan Maria ke luar dari kamar)
R1: Waw.... inilah dia anak itu.....kami ingin mempersembahkan bingkisan ini buat kalian dan bayi ini.
R123: Selamat Natal, Tuhan memberkati! (bersama-sama) Permisi..................
Y+M: Terimakasih....
C1: (mengetuk pintu) Permisi..........permisi...........bukakan pintu.............
S: (membuka pintu) siapa kalian?
C1: Ha..ha....Akulah melkior! Aku datang dari negara Corona, aku melihat ada bintang besar tepat ada di atas rumah ini. Berdasarkan ramalan para narmal yang ada di negara kami, bayi yang terlahir di rumah ini akan membawa keberuntungan yang besar. Aku terpanggil untuk datang dan melihatnya. Aku yakin, suatu saat bila ia sudah dewasa, aku akan berguru padanya. Aku akan belajar bagaimana mengentaskan perselisihan dan peperangan yang terjadi di negara kami. Ini... terimalah bingkisan kecil dariku..selamat natal!
Y+M: terima kasih...........
C2: Ya...ya...ya... aku juga akan memperkenalkan diriku. Namaku Erika, aku datang dari negara Giana! Inikah bayi itu? Waw...Sangat tampan dan lucu. Aku membawa kado besar untuk bayi ini, terimalah dan berbahagialah! Tuhan memberkati kalian! Kelak, kalau bayi ini sudah besar nanti, aku ingin sumbangan pikirannya, bagaimana mengentaskan kemiskinan dan pengangguran yang ada di negaraku! Terimalah kado ini buat kalian...selamat Natal!
Y+M: Terima kasih.......................
C3: Hei...Akulah dia, Ying-Ying, aku datang dari negara Sakura. Aku datang dari jauh untuk memastikan bahwa ada bayi ajaib yang lahir di tempat ini. Berdasarkan buku ramalan ini, bayi yang lahir adalah bayi pembawa keberuntungan. Orang yang datang padaNya akan memperoleh suka-cita besar, karena kasih dan cintaNya yang bersinar laksana bintang kejora. Kelak aku ingin belajar ilmu cinta kasih darinya dan akan kubagikan ilmu kasih itu pada banyak orang! Terimalah ini! Selamat Natal, Tuhan memberkati!
Y+M: Terima kasih..............
S: e...e....ini dari kami, aku belum sempat mempersiapkan kado buat kalian. Aku hanya punya, sepatu kecil buat anakmu. Sepatu ini kubuat sendiri dari sisa-sisa bahan sol sepatuku. Aku yakin, sepatu ini cukup untuk bayimu nanti kalau sudah agak besar!
I: Iya....kami tidak punya apapun yang pantas untuk kalian, kami orang miskin....
M: Sudahlah bu, kami sudah banyak merepotkan keluarga ini. Kami minta maaf karena kami telah membuat bapak dan ibu kerepotan karena kehadiran kami.
Y: Benar....terimalah nak....sebagai tanda cinta kami pada kalian dan bayi ini............
(INSTRUMEN)
N: Sang Penebus telah lahir ke dunia 2000 tahun yang lalu. Ia datang dengan kebersahajaanNya. Semoga kita mampu dan bersedia bersahaja dalam bersenang-senang, bersahaja dalam bermilik dan bersahaja dalam berkuasa. Semoga di hari Natal dan Tahun yang baru, kita masih memiliki sepotong hati bagi mereka yang terpaksa menghangatkan dirinya dengan sepotong lilin kecil untuk mengusir dingin hidupnya, yang dalam kepapaan dan kemiskinannya memuliakan Tuhan sambil membayangkan tas dan bangku sekolah serta sepasang sepatu Natal.....
“Selamat Natal dan Tahun Baru 2009!”........(INSTRUMEN)
Langganan:
Postingan (Atom)
